buat form transparan

‘ini adalah contoh dari form yang transparan yang didalamnya ada sebuah
‘tulisan,sehingga hanya kelihatan tulisannya saja…

imports system.drawing.drawing2d

Dim pindah As New Point

Private Sub Form1_load(ByVal sender As Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.load
‘untuk membuat sebuah form yang transparan sangatlah mudah
‘yaitu dengan cara menyamakan warna form dengan warna transparancykey form
‘yang juga dapat diatur di properties form,selanjutnya form akan transparan deh…

Me.BackColor = System.Drawing.Color.Black
Me.FormBorderStyle = System.Windows.Forms.FormBorderStyle.None
Me.ShowInTaskbar = False
Me.StartPosition = System.Windows.Forms.FormStartPosition.CenterScreen
Me.TransparencyKey = System.Drawing.Color.Black
End Sub

Private Sub Form1_Paint(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.PaintEventArgs) Handles MyBase.Paint
Dim fnt As New Font(“COMIC SANS MS”, 80, FontStyle.Bold, GraphicsUnit.Pixel)
Dim g As Graphics = e.Graphics
g.DrawString(txt, fnt, New SolidBrush(Color.blue), 100, 100)
End Sub

Private Sub Form1_MouseDown(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.MouseEventArgs) Handles MyBase.MouseDown
pindah = New Point(-e.Y, -e.Y)
End Sub

Private Sub Form1_MouseMove(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.MouseEventArgs) Handles MyBase.MouseMove
If e.Button = Windows.Forms.MouseButtons.Left Then
Dim b As Point = Control.MousePosition
b.Offset(pindah.X, pindah.Y)
Location = b
End If
End Sub

Advertisements

Sistem pakar

Dahulu orang sekedar dapat mengolah datanya menggunakan komputer sudah merasa sangat terbantukan, dalam hal ini komputer sudah cukup disebut sebagai ‘Pengolah Data’ saja. Selanjutnya data tersebut dapat pula disajikan dalam bentuk informasi yang ‘relevan’ terhadap kebutuhan penggunanya, sehingga ia disebutlah sebagai perangkat (pelengkap) “Sistem Informasi’. Perkembangan berikutnya adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan para ‘top management’ atau membantu pekerjaan para ‘decision maker’ dengan Sistem yang sering disebut ‘Sistem Penunjang Keputusan’. Saat muncul sistem komputasi modern yang disebut ’sistem cerdas’, maka muncul juga sistem baru untuk sistem pengolahan komputer ini, yaitu yang sering disebut dengan ‘Sistem Pakar’. Sistem Pakar itu apa ?

Ini adalah perpanjangan dari implementasi bidang ‘Artificial Intelligence’ (AI). Bahkan penerapan yang paling terdahulu ’tampak nyata’ di bidang AI adalah Sistem pakar ini. Jadi ada unsur ‘cerdas’ (Intelligent) yang diselipkan ke sistem komputer dalam melakukan pengolahan data (di AI istilah data lebih sering disebut ‘fakta’).Apa yang dimaksud dengan unsur ‘cerdas’, apakah komputer masih terlihat kurang ‘cerdas’ ? Jawabannya ‘YA’. Bahkan ‘kasarnya’, tanpa AI komputer sama sekali tak memiliki ‘hak’ untuk disebut cerdas. Lho…

Untuk memahami konsep di atas, maka mari kita selidiki pengertian ‘cerdas’ lebih detail. Apa syarat sesuatu itu disebut ‘cerdas’ ?

cerdas dalam hal proses pemecahan masalah adalah : ukuran kemampuan dalam menemukan cara atau langkah-langkah pemecahan masalah tersebut. Jadi gelar ‘cerdas’ diberikan kepada pihak yang menemukan cara (langkah-langkah) pemecahan masalah bukan yang melakukan (mengerjakan) pemecahan masalah tersebut. Sekali lagi bahwa cerdas adalah si ‘penemu’ gagasan bukan si ‘pelaksana’ gagasan tersebut. Mudah sekali tentu untuk membedakan yang mana penemu gagasan dan yang mana pelaksananya.

Ketika kita membuat program secara konvensional, si programmer memiliki kewajiban untuk merancang algoritma dari program tersebut. Ingatlah bahwa algoritma adalah langkah-langkah pemecahan masalah. Dari algoritma di ‘konversi’ ke bahasa pemrograman tertentu dan inilah nantinya yang akan dilaksanakan (di-eksekusi) oleh komputer (setelah di-compile tentunya) . Perhatikan bahwa yang membuat (gagasan) langkah-langkah pemecahan masalah adalah si programmer, si komputer tinggal meng-eksekusi langkah-langkah tersebut. Siapa yang cerdas ? Ya, si pembuat gagasan algoritma, yaitu si programmer. Komputer hanya pelaksana, maka pada model seperti ini jangan katakan komputer itu cerdas.

Jadi, suatu sistem komputer disebut ‘cerdas’ jika tangggungjawab penemuan langkah-langkah pemecahan masalah tersebut diberikan ke dia (komputer), bukan ke si programmer atau user lainnya. Tugas si programmer dalam hal ini menjadi : menyiapkan suatu sistem bagi komputer agar komputer tersebut dapat meng-ekstrak (kadang disebut juga men-generate) langkah-langkah pemecahan masalah tadi. Pada sistem seperti ini, oleh karena penemuan langkah-langkah pemecahan masalah tidak menjadi tugas programmer, tetapi dilakukan oleh komputer, maka disebutlah sistem seperti ini sebagai sistem cerdas.

Logika algoritma

1 Pengenallan Fllowcharts

1.1 Pendahuluan

Flowchart dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai Diagram Alir. Dari dua kata ini, maka dapat kita bayangkan bahwa flowchart itu berbentuk diagram yang bentuknya dapat mengalirkan sesuatu. Hal ini memang benar, flowchart memang melukiskan suatu aliran kegiatan dari awal hingga akhir mengenai suatu langkah-langkah dalam penyelesaian suatu masalah. Masalah tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari masalah yang sederhana sampai yang kompleks. Masalah yang kita pelajari tentu saja masalah pemrograman dengan menggunakan komputer, tetapi secara logika dapat kita awali dengan mengamati permasalahan dalam kehidupan sehari-hari kita. Contoh sederhananya adalah masalah membuat secangkir kopi. Dalam membuat secangkir kopi, tentu saja diperlukan langkah-langkah yang berurutan agar hasilnya dapat sesuai dengan apa yang kita inginkan, yaitu secangkir kopi. Demikian halnya dalam memprogram, diperlukan suatu algoritma (urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis) agar program yang kita buat dapat berjalan dan memberikan hasil yang valid.Nah, untuk merepresentasikan algoritma itulah kita gunakan flowchart. Flowchart biasanya dipelajari pada saat kita mulai mempelajari pemrograman. Mengapa demikian? Hal ini tak lain karena dengan mempelajari flowchart, kita diharapkan dapat berfikir secara logis, dapat menentukan komponen program (input dan output), serta memahami alur program. Flowchart merupakan teknik yang memudahkan kita dalam memprogram, dalam hal ini memudahkan dalam arti mengantisipasi agar tak ada komponen program yang tertinggal.

Definisi Flowchart Flowchart adalah representasi grafik dari langkah-langkah yang harus diikuti dalam
menyelesaikan suatu permasalahan yang terdiri atas sekumpulan simbol, dimana masingmasing simbol merepresentasikan suatu kegiatan tertentu. Flowchart diawali dengan penerimaan input, pemrosesan input, dan diakhiri dengan penampilan output.

Belajar tag html

Jika anda ingin membuat website pribadi atau website untuk teman anda atau orang lain
anda harus mengetahui tag-tag HTML,mungkin sekarang sudah banyak software2 yang membantu
anda untuk membuat situs seperti ms frontpage,dreamweaver,dll tapi apa salahnya jika kita mngetahui beberapa tag HTML. langsung aja ke praktek ya..

<html>
<head>
<title>halooooo</title>
</head>

<body>
<p>belajar tag html</p>
</body>
</htmL>

contoh diatas adalah contoh sederhana tag html dimana dalam halamn web selalau terdiri dari <head> yang berarti kepala dan <body> yang berarti tubuh dari halaman web itu jika ada web tidak mempunyai <head> sama saja dengan sesorang yang tidak mempunyai kepala.jadi <head> dan <body> harus ada dalam halaman web.

<p></p> adalah tag untuk membuat suatu paragrap baru dalam kalimat.
<b></b> adalah tag untuk membuat kata menjadi tebal.
<i></i> adalah tag untuk membuat kata menjadi miring.
<u></u> adalah tag untuk memberi garis bawah pada kata/kalimat.
<hr> adalah tag untuk garis horizontal.
<br> adalah tag yang berfungsi sama dengan fungsi enter.
<font></font> adalah tag berfungsi untuk mengatur jenis font.
<iframe></iframe> adalah tag untuk memberi frame pada halaman web.
<img></img> adalah tag berfingsi untuk mengambil gambar dari halaman lain.

masih banyak lagi contoh2 tag html yang bisa anda dapatkan di google, sampe sini saja soalnya saia capek nulis jadi silahkan browsing saja sendiri ya…. selamat berjuang…

memasang mp3 di friendster…..

Cara memasang musik di Situs sama seperti memasang Image. Intinya kita harus mengetahui terlebih dahulu URL (alamat) file music tersebut. Saya belum tahu bagaimana cara mengupload Mp3 hasil kreasi kita sendiri ke WEB. Selama ini saya hanya mengcopy URL Music player yang sudah tersedia di http://divine-music.net dan http://www.songarea.com Copy music dari http://divine-music.net

Kelebihan: mudah diload (dibaca oleh browser) sebab hanya merupakan program javascript dan HTML

Kekurangan: item music yang ditawarkan sangat sedikit dan nggak uptodate setelah masuk ke web divine music kita pilih terlebih dahulu genre musiknya di menu sebelah kanan situs tersebut (ada country, hip hop, pop, heavy rock/metal, R&B, dan techno) terserah kemudian di halaman utama akan ditampilkan nama-nama artis di genre tersebut pilih salah satu . nah setelah itu silahkan pilih lagunya dan copy seluruh code yang ada pada box copy& paste.

Nantinya code inilah yang akan kita Paste di situs kita. Copy music dari http://www.songarea.com Kelebihan: item music yang ditawarkan sangat banyak Kekurangan: berat saat di load browser sebab programnya berbentuk flash player.

Sehingga browser harus compatible dengan Flash player. di halaman utama songarea.com bagian atas ada link huruf-huruf (A-Z) klik huruf yang merupakan huruf awal nama penyanyi pilihan anda (mis: untuk Backstreets Boys adalah B sedang George Michael adalah G) akan ditampilkan daftar artisnya pilih nama artis pilihan kemudian pilih lagu yang diinginkan dan kita ke halaman pengaturan ( lihat bagian bawah) , disana kita bisa pilih code itu akan kita taruh dimana, warna player apa yang kita inginkan, dan option lainnya pastikan dalam pilihan Yes setelah itu generated code.akan muncul windows baru berisi box code, copy seluruh code. Nantinya code inilah yang akan kita Paste ke situs kita

NB: untuk Friendster code bisa di paste ke menu About me, who I want to meet, dan Media Box (edit profile – Customize – Media Box), sedang untuk Multiply bisa dipaste ke welcome box.

Jam analog denagn VB.NET

*** langsung copy pastekan code ini dan jgn lupa di compile….

Imports System.Math
Imports Microsoft.VisualBasic
Public Class Form1
Inherits System.Windows.Forms.Form

#Region ” Windows Form Designer generated code ”

‘objek pen
Dim l As Label
Const ukrtengah = 150
Const jrmdetik = 100
Const jrmmenit = 80
Const jrmjam = 60
Dim pen As New Drawing.Pen(Color.Red, 2)
Dim detik, menit, jam As Integer
Dim x1, x2, y1, y2 As Integer

Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
Timer1.Enabled = True
Timer1.Interval = 1000
Dim sudut As Double
Dim i As Integer
For i = 1 To 12
sudut = i * PI / 6
x1 = Sin(sudut) * (jrmdetik + 20) + ukrtengah
y1 = Cos(sudut + PI) * (jrmdetik + 20) + ukrtengah
l = CallByName(Me, “label” & i, CallType.Get)
l.Left = x1 – l.Width / 2
l.Top = y1 – l.Height / 2
Next
End Sub

Private Sub Timer1_Tick(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Timer1.Tick
Dim g As Graphics = Me.CreateGraphics
g.SmoothingMode = Drawing2D.SmoothingMode.HighQuality
Refresh()
detik = DateAndTime.Second(Now)
menit = DateAndTime.Minute(Now)
jam = DateAndTime.Hour(Now)
‘—————————
pen = New Drawing.Pen(Color.Red, 6)
x1 = Sin(((jam Mod 12) * 30 + menit / 2) * PI / 180 + PI) * jrmjam / 5 + ukrtengah
y1 = Cos(((jam Mod 12) * 30 + menit / 2) * PI / 180) * jrmjam / 5 + ukrtengah
x2 = Sin(((jam Mod 12) * 30 + menit / 2) * PI / 180) * jrmjam + ukrtengah
y2 = Cos(((jam Mod 12) * 30 + menit / 2) * PI / 180 + PI) * jrmjam + ukrtengah
g.DrawLine(pen, x1, y1, x2, y2)
‘—————————
pen = New Drawing.Pen(Color.Red, 4)
x1 = Sin(menit * PI / 30 + detik * PI / 1800 + PI) * jrmmenit / 5 + ukrtengah
y1 = Cos(menit * PI / 30 + detik * PI / 1800) * jrmmenit / 5 + ukrtengah
x2 = Sin(menit * PI / 30 + detik * PI / 1800) * jrmmenit + ukrtengah
y2 = Cos(menit * PI / 30 + detik * PI / 1800 + PI) * jrmmenit + ukrtengah
g.DrawLine(pen, x1, y1, x2, y2)
‘————————–
pen = New Drawing.Pen(Color.Red, 2)
x1 = Sin(detik * PI / 30 + PI) * jrmdetik / 5 + ukrtengah
y1 = Cos(detik * PI / 30) * jrmdetik / 5 + ukrtengah
x2 = Sin(detik * PI / 30) * jrmdetik + ukrtengah
y2 = Cos(detik * PI / 30 + PI) * jrmdetik + ukrtengah
g.DrawLine(pen, x1, y1, x2, y2)
End Sub
Protected Overrides Sub onpaint(ByVal e As PaintEventArgs)
Dim gr As Graphics
gr = e.Graphics
gr.SmoothingMode = Drawing2D.SmoothingMode.AntiAlias
Dim pe As New Pen(Color.Blue, 3)
gr.DrawEllipse(pe, 0, 5, 290, 290)
End Sub
End Class

membuat form berubah menggunakan VB.NET….

**** Langsung aja copy paste kan code dibawah ini dan jgn lupa di Compile…..

Imports System.Drawing.Drawing2D
Public Class Form1
Inherits System.Windows.Forms.Form
Dim play As Integer
Dim p As New Point
#Region ” Windows Form Designer generated code ”

Public Sub elips()
Dim GrPath As New GraphicsPath
GrPath.AddEllipse(New Rectangle(40, 20, 420, 350))
MyBase.Region = New Region(GrPath)
End Sub
Public Sub segitiga()
Dim a As Point() = {New Point(50, 240), New Point(250, 30), New Point(430, 240)}
Dim lip As New GraphicsPath
lip.AddPolygon(a)
MyBase.Region = New Region(lip)
End Sub
Public Sub jajargenjang()
Dim a As Point() = {New Point(80, 80), New Point(120, 30), New Point(250, 30), New Point(210, 80), New Point(160, 120), New Point(30, 120)}
Dim lip As New GraphicsPath
lip.AddPolygon(a)
MyBase.Region = New Region(lip)
End Sub
Public Sub belaketupat()
Dim a As Point() = {New Point(50, 180), New Point(250, 20), New Point(430, 180), New Point(50, 180), New Point(250, 340), New Point(430, 180)}
Dim lip As New GraphicsPath
lip.AddPolygon(a)
MyBase.Region = New Region(lip)
End Sub
Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
Me.BackColor = BackColor.Blue
End Sub

Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
Refresh()
Call elips()
Me.Height = 600
Me.Width = 600
End Sub

Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click
Refresh()
Call segitiga()
Me.Height = 600
Me.Width = 600
End Sub

Private Sub Button4_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button4.Click
End
End Sub

Private Sub Button3_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button3.Click
Refresh()
Call belaketupat()
Me.Height = 600
Me.Width = 600
End Sub

Private Sub Button5_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button5.Click
If Button5.Text = “play” Then
Timer1.Enabled = True
Button5.Text = “stop”
ElseIf Button5.Text = “stop” Then
Timer1.Enabled = False
Button5.Text = “play”
End If
End Sub

Private Sub Timer1_Tick(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Timer1.Tick
play = play + 1
If play = 5 Then
Call elips()
ElseIf play = 10 Then
Call segitiga()
ElseIf play = 15 Then
Call belaketupat()
ElseIf play = 20 Then
Call jajargenjang()
play = 0
End If
Me.Height = 600
Me.Width = 600
End Sub

Private Sub Form1_MouseDown(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.MouseEventArgs) Handles MyBase.MouseDown
p = New Point(-e.X, -e.Y)
End Sub

Private Sub Form1_MouseMove(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.MouseEventArgs) Handles MyBase.MouseMove
If e.Button = MouseButtons.Left Then
Dim MousePos As Point = Control.MousePosition
MousePos.Offset(p.X, p.Y)
Location = MousePos
End If
End Sub

end class