efek rokok(2)

Rokok Turunkan Kualitas Sperma
Gizi.net – Rokok berkaitan erat dengan kemampuan reproduksi. Salah satunya, adalah kemampuan seorang pria untuk menghasilkan sperma yang berkualitas. Berbagai penelitian membuktikan bahwa rokok bisa menurunkan kualitas sperma. Ini sangat masuk akal mengingat dalam sebatang rokok terdapat sekitar 4.000 partikel kimia yang berbahaya bagi tubuh alias beracun.

Secara sederhana bisa dijelaskan bahwa racun dalam rokok ini bisa masuk ke testis, sehingga mengganggu perkembangan sperma. Partikel tersebut masuk ke darah dan semen. ”Kondisi pada sperma akibat rokok itu bisa dilihat dari jumlah spermanya yang berkurang, gerakannya menjadi lambat, dan bentuknya menjadi jelek,” ungkap embriologis dari Klinik Infertilitas Permata Hati RS Dr Sardjito, dr Ita Fauzia Hanoum, MCE.

Bahkan, ada penelitian yang bisa membuktikan kalaupun bentuk sperma tidak bermasalah, kemudian gerakannya tidak terlalu berpengaruh, jumlahnya juga tidak terlalu turun, tetapi DNA-nya rusak, jelas dr Ita. Jadi, kata dia, sekarang yang menjadi perhatian para perokok, terutama perokok berat, adalah kemungkinan tidak punya anak. ”Mereka kemudian memilih ke bayi tabung. Ternyata meskipun dia memilih ke bayi tabung, si sperma yang karena sudah rusak DNA-nya, akan diteruskan ke anaknya,” paparnya.

Kerusakan DNA itu bisa mempengaruhi banyak hal, bisa yang minor sampai ke mayor. ”Angka keguguran menjadi tinggi. Kalau ayah dan ibunya merokok, kontribusinya menjadi dua, tetapi kalau ibunya tidak merokok, angka kegugurannya karena DNA ayahnya rusak,” tandasnya. Parahnya lagi, kalau si ibu tidak mengalami keguguran dan anak lahir hidup, anaknya mungkin ada kecacatan tertentu. ”Apalagi bila si isteri usainya sudah lanjut, suami merokok, angka kecacatan anaknya akan semakin tinggi,” jelasnya.

Efek rokok itu, lanjutnya, sesungguhnya akan tereliminasi mulai dari hitungan jam seandainya mau berhenti merokok. ”Kesehatan si perokok dalam hitungan jam sudah mulai membaik. Sehingga dalam hitungan bulan, tahun dia akan bersih dari efek rokok. Bahkan bulu getar di hidung, paru-paru, tenggorokan bisa membaik,” ujarnya. Walaupun di Klinik Permata Hati belum dilakukan penelitian tentang hubungan laki-laki yang ikut program bayi tabung dengan perilaku merokok, tetapi mereka selalu ditanya apakah mereka merokok atau tidak.

Ternyata hampir sebagian besar laki-laki yang ikut program bayi tabung merokok. ”Di sini kita juga menyampaikan bahwa dengan Anda merokok, akan menambah kontribusi makin susah punya anak,” paparnya. Disarankan pula kepada para suami perokok yang ikut program bayi tabung agar tidak merokok. ”Memang ada yang mempertimbangkan hal itu, tetapi sebagian besar menganggap tidak ada pengaruhnya dan tidak peduli. Mereka tetap merokok. Padahal pendidikan mereka menengah ke atas,” ungkap Ita. Dari hasil penelitian juga didapatkan bahwa suami perokok kemampuan untuk menghamili isterinya lebih lambat daripada suami yang tidak merokok. Kalaupun sang istri bisa hamil, masalah lain akan menanti di depan mata. Maka, berhentilah merokok!

One Response

  1. cokk… makanya jangan ngerokok ae…

    tar paru2 bash bozz….

    thx b4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: