Tanda tanda ponsel bervirus

Ponsel kini makin cerdas layaknya komputer. Seiring hal itu, virus yang bertahun-tahun lalu hanya menyerang komputer, baik PC maupun laptop, mulai mengincar ponsel.

Sampai sekarang virus ponsel diketahui menyerang ponsel-atau lebih tepatnya smartphone-bersistem operasi Symbian saja. Nama varian virus yang populer, di antaranya, Cabir, Caribe, dan Comm Warrior.

Ponsel bersistem operasi selain Symbian untuk sementara terbebas dari serangan virus. Tetapi, jangan senang berlebihan. Ada tanda-tanda bahwa semua ponsel yang mendukung aplikasi berbasis Java bakal bisa diserang virus.

Cara termudah untuk mengenali ponsel Symbian, ponsel itu bisa diinstalasi aplikasi tambahan yang file installer-nya berekstensi sis. Tak paham yang dimaksud ekstensi? Carilah file yang Anda ketik menggunakan Microsoft Word dan Excel di komputer. Misalnya, Anda akhirnya menemukan file bernama Deteksi.doc atau Ponsel.xls. Akhiran doc dan xls pada dua file itulah yang disebut ekstensi.

Ponsel yang telah terkena virus biasanya menunjukkan gejala atau tanda tertentu. Mengetahuinya sejak dini akan membuat ponsel atau pulsa Anda bisa diselamatkan lebih awal. Apa saja tanda-tandanya?

” Bluetooth ponsel aktif otomatis. Lalu, tanpa diminta atau tanpa sepengetahuan pengguna, ponsel itu mengirimkan file bervirus ke perangkat lain di sekelilingnya yang bluetoothnya terdeteksi.

” Tanpa diperintahkan pengguna, ponsel mengirimkan MMS secara acak ke nomor-nomor ponsel yang tersimpan di buku telepon atau daftar kontak. Kalau aktivitas ini tak segera diketahui, pulsa kartu prabayar bakal segera habis. Sementara bila pengguna kebetulan memakai kartu pascabayar, tagihan bulanannya akan membengkak.

” Pada ponsel Nokia yang bersistem operasi Symbian, bila tombol menu ditekan dan ditahan beberapa detik, daftar aplikasi yang berjalan akan muncul. Kalau ada aplikasi bernama Cabir atau Caribe yang terlihat aktif, hal itu adalah tanda bahwa ponsel telah “sakit” karena diserang virus.

” Muncul nama virus di layar ponsel. Salah satunya seperti yang terlihat di foto. Tampaknya sebagian virus ponsel suka mejeng, dengan memamerkan keberadaannya di layar ponsel. (Jawa Pos)

Advertisements

Menghapus virus ponsel

Ponsel Anda positif terserang virus. Bagaimana cara melenyapkannya? Tersedia tiga alternatif cara yang dapat dipilih.

” Menginstalasi aplikasi antivirus untuk ponsel. Salah satu yang populer adalah F-Secure Mobile Anti-Virus. Cari dan download aplikasi itu di www.f-secure.com. Ambillah versi trial alias percobaannya dulu.

” Memformat ponsel yang terserang virus. Misalnya, untuk Nokia, dalam posisi siaga tekan *#7370#. Bila diminta memasukkan security code, ketikkan 12345 atau kombinasi angka lain yang pernah Anda buat. Bila ada permintaan konfirmasi, tekan Yes/Ok.

” Alternatif paling praktis dan jitu, bawalah ponsel itu ke pusat perbaikan resmi. Petugas di sana akan melakukan langkah terbaik untuk membersihkan virus yang menghuni ponsel. Anda bisa pula membawa ponsel bervirus tersebut ke gerai servis independen yang tepercaya. Anda mungkin harus mengeluarkan dana Rp 25-100 ribu untuk jasa pembersihan virus.

” Ingat, selama proses pembersihan virus, seluruh data di ponsel Anda mungkin akan hilang total. Jadi, sejak sekarang rajin-rajinlah melakukan back up data ponsel. (Jawa Pos)

Program mencari data pada Array menggunakan sequential Search

Program mencari data pada Array menggunakan sequential Search

import java.io.*;
class tugasModul6
{
public static void main (String args []) throws Exception
{
int pilih = 0;
BufferedReader inputan = new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));
String [][] data = new String [100][100];
String ulang = “”;

while (true)
{

System.out.println(“\tMENU”);
System.out.print(“=====================\n”);
System.out.println(“1. Input Data”);
System.out.println(“2. Pencarian Data”);
System.out.println(“3. Keluar”);
System.out.print(“=====================\n”);
System.out.print(“Masukkan Pilihan Anda :”);
pilih = Integer.parseInt(inputan.readLine());

switch (pilih)
{

case 3 : System.exit(0);
case 1 :

for (int i=0;;i++)
{

System.out.print(“Masukkan Kode Barang : “);
data [i][0] = inputan.readLine();
if (data [i][0].equals(“/”)) break;

else
{

System.out.print(“Masukkan Nama Barang : “);
data [i][1] = inputan.readLine();
System.out.print(“Masukkan Jumlah Barang : “);
data [i][2] = inputan.readLine();
System.out.print(“Masukkan Harga Barang : “);
data [i][3] = inputan.readLine();
System.out.println();

}

}

break;

case 2 :

System.out.print(“Masukkan kode barang yang ingin anda cari: “);
String cari = inputan.readLine();

for (int i=0;i<100;i++)
{
if (cari.equals(data [i][0]))
{
System.out.print(“====================================”);
System.out.print(“Kode Barang\t : “+data[i][0]+”\n”);
System.out.print(“Nama Barang\t : “+data[i][1]+”\n”);
System.out.print(“Jumlah Barang\t : “+data[i][2]+”\n”);
System.out.print(“Harga Barang\t : “+data[i][3]+”\n”);
System.out.print(“====================================”);
break;
}

else System.out.println(“Data Tidak Ditemukan”);
}
break;
default : System.out.print(“Pilihan Tidak Ada /n”);

}
}
}
}

Program mencari data pada Array menggunakan sequential Search

Program mencari data pada Array menggunakan sequential Search

import java.io.*;
class tugasModul6
{
public static void main (String args []) throws Exception
{
int pilih = 0;
BufferedReader inputan = new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));
String [][] data = new String [100][100];
String ulang = “”;

while (true)
{

System.out.println(“\tMENU”);
System.out.print(“=====================\n”);
System.out.println(“1. Input Data”);
System.out.println(“2. Pencarian Data”);
System.out.println(“3. Keluar”);
System.out.print(“=====================\n”);
System.out.print(“Masukkan Pilihan Anda :”);
pilih = Integer.parseInt(inputan.readLine());

switch (pilih)
{

case 3 : System.exit(0);
case 1 :

for (int i=0;;i++)
{

System.out.print(“Masukkan Kode Barang : “);
data [i][0] = inputan.readLine();
if (data [i][0].equals(“/”)) break;

else
{

System.out.print(“Masukkan Nama Barang : “);
data [i][1] = inputan.readLine();
System.out.print(“Masukkan Jumlah Barang : “);
data [i][2] = inputan.readLine();
System.out.print(“Masukkan Harga Barang : “);
data [i][3] = inputan.readLine();
System.out.println();

}

}

break;

case 2 :

System.out.print(“Masukkan kode barang yang ingin anda cari: “);
String cari = inputan.readLine();

for (int i=0;i<100;i++)
{
if (cari.equals(data [i][0]))
{
System.out.print(“====================================”);
System.out.print(“Kode Barang\t : “+data[i][0]+”\n”);
System.out.print(“Nama Barang\t : “+data[i][1]+”\n”);
System.out.print(“Jumlah Barang\t : “+data[i][2]+”\n”);
System.out.print(“Harga Barang\t : “+data[i][3]+”\n”);
System.out.print(“====================================”);
break;
}

else System.out.println(“Data Tidak Ditemukan”);
}
break;
default : System.out.print(“Pilihan Tidak Ada /n”);

}
}
}
}

program stopwatch sederhana menggunakan java.

Berikut ini adalah program stopwatch sederhana menggunakan java.

import javax.swing.*;
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;

class Proses extends Thread
{
private JLabel tampilan;
private boolean selesai;
private boolean aktif;
private int jam,menit,detik,perSeratusDetik;

public Proses (JLabel tampilan)
{
super();
this.tampilan = tampilan;
this.selesai = false;
this.aktif=false;
this.jam=0;
this.menit=0;
this.detik=0;
this.perSeratusDetik=0;
}
public void run()
{
String tampil=””;
while (!selesai)
{
if(aktif)
{
tampil=Integer.toString(jam)+”:”;
tampil+=Integer.toString(menit)+”:”;
tampil+=Integer.toString(detik)+”:”;
tampil+=Integer.toString(perSeratusDetik);

tampilan.setText(tampil);

perSeratusDetik++;
if(perSeratusDetik==100);
{
perSeratusDetik=0;

detik++;
if(detik==60)
{
detik = 0;

menit++;
if(menit==60)
{
menit=0;

jam++;
if (jam==24);
{
jam=0;

}
}
}

}
try
{
sleep(10);
}
catch(Exception e){}
}
}
}

public void aktifkan()
{
aktif=true;
}
public void mati()
{
selesai=true;
}
}

public class Stopwatch extends JFrame implements ActionListener
{
private JLabel penghitung = new JLabel(“0:0:0:0”);
private Proses proses = new Proses (penghitung);
private Button mulai = new Button(“Mulai”);
private Button keluar = new Button(“Keluar”);
private JPanel panel = new JPanel();

public Stopwatch()
{
super(“Stopwatch”);
setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
setSize(200,150);
setLocation(200,100);
setResizable(false);

penghitung.setFont(new Font (“verdana”,Font.BOLD,25));
penghitung.setForeground(Color.red);
penghitung.setHorizontalAlignment(JLabel.CENTER);

mulai.setFont(new Font (“verdana”,Font.PLAIN,20));
mulai.setForeground(Color.blue);

keluar.setFont(new Font (“verdana”,Font.PLAIN,20));
keluar.setForeground(Color.blue);

mulai.addActionListener(this);
keluar.addActionListener(this);

panel.setLayout(new GridLayout (1,2));
panel.add(mulai);
panel.add(keluar);

getContentPane().setLayout(new BorderLayout());
getContentPane().add(penghitung,BorderLayout.CENTER);
getContentPane().add(panel,BorderLayout.SOUTH);

show();

proses.start();

}

public void actionPerformed(ActionEvent e)
{
Object obyek = e.getSource();

if(obyek==mulai)

{
if(mulai.getLabel().equals(“Mulai”))
{
mulai.setLabel(“Berhenti”);
proses.aktifkan();
}

else
{
mulai.setLabel(“Mulai”);

proses.mati();
}
}
else

if(obyek==keluar)
{
System.exit(0);
}

}

public static void main(String[]args)
{
new Stopwatch();
}
}

Enam Tips sehat menjalani ibadah Puasa

Menjalankan ibadah puasa adalah sebuah kewajiban bagi umat muslim, namun jika ditilik dari sisi kesehatan dibalik nilai ibadah dari ritus yang dijalankan sebulan penuh tiap tahun ini, juga tersimpan banyak manfaat. Tapi tentu saja jika itu dijalankan dengan aturan yang benar dan tidak asal-asalan. Bagaimana memadukan antara ibadah dan mendapatkan manfaat bagi kesehatan kita, berikut kami suguhkan 6 tips menjalankan puasa sehat:

1. Jangan Tinggalkan Sahur

Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Ramadhan yang sangat disarankan, dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa “Bersabda Rasulullah SAW: “Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar”. Kenapa sahur penting bagi kita yang menjalankan puasa?, Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.

Banyak makan makanan manis disaat sahur akan membuat Anda cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.

2. Jangan Tunda Berbuka

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian. Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.

3. Makanlah Secara Bertahap

Biasanya begitu mendengar bedug magrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan diatas meja. Ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat, bisa Anda gunakan jeda itu untuk menjalankan sholat magrib sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan. Baru setelah sholat Anda dapat lanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya. Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.

4. Jangan Tinggalkan Olahraga

Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran
jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.

5. Konsumsi Cukup Air

Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan. Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.

6. Kendalikan Emosi

Rasulallah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah me-manage emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita
tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai. (erl)

Sumber: KapanLagi.com

Mencari Tempat Liburan yang Pas

SETIAP kali mendengar atau mengucapkan kata liburan, yang terbayang dalam pikiran kita biasanya suasana santai dan menyenangkan, seperti acara barbeque di pantai, udara sejuk pegunungan, window shopping di mal dan tentu saja keluarga tercinta.

Memang, bisa dibilang liburan merupakan kesempatan langka yang tidak datang setiap saat. Tapi sebenarnya kita masih dapat ‘menciptakan’ liburan sendiri dengan memanfaatkan cuti kantor yang tersisa.

Meliburkan diri dari rutinitas pekerjaan sebaiknya bersamaan waktunya dengan masa liburan sekolah anak-anak. Dengan begitu, kita dapat memaksimalkan waktu yang sempit untuk ‘menghibur diri’ sekaligus menghabiskan waktu bersama anak-anak.

Tapi bagaimana caranya agar liburan bersama ini dapat menjadi momen yang tak terlupakan? Hal pertama dan yang terpenting adalah melibatkan seluruh anggota keluarga dalam rencana liburan. Diskusikan tempat liburan dan aktivitas apa saja yang nanti akan dilakukan bersama. Referensi yang dibutuhkan tidak hanya iklan paket liburan di koran tetapi juga info tempat liburan keluarga di buku, majalah atau internet.

Sebagai gambaran untuk Anda, berikut adalah beberapa poin yang harus diperhatikan dalam memilih tempat liburan.

1. Akses Transportasi
Tempat liburan yang terpencil dan tidak memiliki akses transportasi akan menyulitkan karena dalam liburan kali Anda menyertakan si kecil. Anak-anak cenderung rewel selama di perjalanan, maka pilihlah tempat liburan yang dapat dijangkau setidaknya oleh kendaraan roda empat untuk kenyamanan Anda sekeluarga. Perkirakan pula dana yang akan Anda keluarkan untuk transportasi pulang-pergi.

2. Akomodasi
Jika Anda sekeluarga ingin berlibur ke luar kota atau daerah tujuan wisata yang cukup jauh, pilih lokasi yang dekat dengan penginapan. Anda dan keluarga tentu membutuhkan tempat isitrahat yang nyaman setelah seharian beraktivitas bersama.

3. Makanan
Bisa jadi makanan dan minuman yang Anda bawa dari rumah tidak cukup untuk menggantikan energi yang terkuras selama liburan. Terlebih jika Anda dan keluarga melakukan banyak aktivitas. Pilih lokasi liburan yang sekiranya dekat dengan kios atau toko makanan dan biarkan si kecil memilih jenis makanan yang ingin dicobanya. Pahamilah bahwa buat si kecil, liburan selalu identik dengan jajan. Memperbolehkannya jajan selama di tempat liburan tentu akan membuatnya bertambah senang.

4. Jenis Kegiatan atau Rekreasi
Mungkin jenis kegiatan atau rekreasi menjadi hal yang paling menentukan pilihan tempat berlibur. Jika si kecil ingin bermain pasir dan Anda ingin merasakan sinar matahari, pantai adalah tujuan wisata yang paling tepat. Tetapi jika Anda ingin berkemah dan merasakan udara yang sejuk, wisata alam atau daerah pegunungan akan menjadi pilihan Anda. Selain pantai atau pegunungan, banyak tempat liburan lainnya seperti museum, taman hiburan atau lokasi bersejarah yang dapat menjadi pilihan tujuan wisata yang mendidik sekaligus menghibur.

Setelah Anda memutuskan tempat liburan dan jenis kegiatannya, tahap selanjutnya adalah mempersiapkan barang dan peralatan yang akan dibawa. Jangan lupakan benda kecil yang sesungguhnya sangat penting seperti bukti reservasi, obat-obatan, peta dan sunscreen. Siapkan pula cadangan dana untuk menutup biaya tak terduga selama berlibur.