Penggunaan ESCAPE pada SQL ORACLE

Keywords LIKE digunakan untuk pencarian acak untuk memastikan pencarian.

nilai-nilai string. simbol2 dalam like ada 2, yaitu:
a. %  digunakan untuk mewwakili setiap urutan kosong atau beberapa karakter.
b. _  digunakan untuk mewakili setiap karakter tunggal.

ESCAPE digunakan untuk mendapatkan kepastian dari karakter % dan _ , sebagai contoh untuk mencari nilai string seperti berkut ‘SA_’, jika tidak menggunakan escape maka (_) akan ditafsirkan oracle sebagai simbolnya. Opsi ESCAPE ditandai dengan slash (/) atau blackslash (\) sebagai keluaran karakter. Dalam pola, keluaran karakter diawali underscore(_) akan ditafsirkan oracle sebagai literal.

Contoh SQL statement database oracle saya:

SQL> SELECT NAMA,STATUS FROM COBA;

akan menghasilkan:

NAMA                    STATUS
———              ——–
SAM_CONTOH        SINGLE
SR_SELET               DUDA

contoh untuk mencari SAM_CONTOH, SQL statement sbb:

SQL> SELECT NAMA,STATUS FROM COBA WHERE NAMA LIKE’___/_%’ ESCAPE’/’;

akan menghasilkan

NAMA             STATUS
———       ——–
SAM_CONTOH    SINGLE

contoh untuk mencari SR_SELET, SQL statement sbb:

SQL> SELECT NAMA,STATUS FROM COBA WHERE NAMA LIKE’__/_%’ ESCAPE’/’;

akan menghasilkan:

NAMA        STATUS
———    ——–
SR_SELET    DUDA

Penggunaan GROUP FUNCTIONS pada SQL ORACLE

Group Function adalah suatu fungsi yang beroperasi pada sekelompok baris-baris untuk memberikan satu hasil perkelompok. Gambar no.2 berikut mencontohkan bagaimana suatu group function menampilkan maksimal gaji dari pegawai ditabel employees.

Pedoman penggunaan group function:
> DISTINCT membuat suatu fungsi hanya mencakup nila-inilai yang tidak sama (nonduplicate); ALL membuatnya mencakup setiap nilai, termasuk duplikat-duplikat. Defaultnya adalah ALL dan karena itu tidak perlu ditentukan.
> Tipe data tipe data untuk fungsi-fungsi dengan suatu argumen expr mungkin CHAR,VARCHAR2, NUMBER, atau DATE.
>  Semua Group functions mengabaikan nilai-nilai null. Untuk pengganti suatu nilai untuk nilai-nilai null, menggunakan fungsi-fungsi NVL, NVL2, atau COALESCE.

Macam-macam group function:
> AVG (average). AVG digunakan untuk mengembalikan Rata-rata nilai dari suatu n, mengabaikan nilai-nilai null.

statement:    AVG( [DISTINCT | ALL] n),

> SUM(summary). SUM digunakan untuk Nilai penjumlahan dari n, mengabaikan nilai-nilai null.

statement:    SUM ( [DISTINCT | ALL] n)

> COUNT. Count digunakan mengembalikan jumlah baris-baris dalam suatu tabel yang memenuhi kriteria dari pernyataan SELECT, termasuk baris-baris yang sama dan baris-baris yang berisi nilai-nilai null di setiap kolom.

statement: count(*) -> mengembalikan jumlah baris yang memenuhi perintah select.
count(expression) -> mengembalikan jumlah dari nilai-nilai non null yang berada dalam kolom yang diidentifikasi oleh expr.

> MIN dan MAX. Digunakan untuk mengetahui nilai minimum dan maksimum suatu data. Mengabaikan nilai Null serta digunakan untuk tipe numerik, character, dan date.
statement:     MAX ( [DISTINCT | ALL]expr)

MIN ( [DISTINCT | ALL]expr)

> Klausa group by. Klausa GROUP BY digunakan untuk membagi baris-baris dalam suatu tabel menjadi kelompok-kelompok. Kemudian menggunakan group functions untuk mengembalikan informasi ringkas untuk setiap kelompok. Agar group by dapat digunakan harus mematuhi peraturan penggunaannya yaitu: Semua kolom pada daftar SELECT yang bukan group functions harus ada pada klausa GROUP BY, Kolom GROUP BY tidak harus ada pada daftar SELECT. gambar no.3 menunjukkan penggunaan group by.

> klausa having. Digunakan untuk membatasi hasil-hasil pengelompokan. GROUP BY dapat digunakan tanpa HAVING, tetapi HAVING harus digunakan bersamaan dengan GROUP BY. gambar no.4 menunjukkan penggunaan having.

—– demikian penjelasan mengenai anggota-anggota group by beserta cara penggunaannya…———————————–